Dentuman Meriam Karbit Getarkan Sungai Kapuas, Pangdam XII/Tpr Hadir di Tengah Kemeriahan

Operator Website Kodam XII/TPR
Operator Website Kodam XII/TPR
3 menit baca 0 komentar

Bagikan artikel ini:

Pontianak – Suasana tepian Sungai Kapuas berubah riuh dengan dentuman meriam yang menggelegar. Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., menghadiri langsung Eksebisi Seni Budaya Meriam Karbit Kota Pontianak 2026 yang dipusatkan di Gang Darsyad, Jalan Imam Bonjol, Kamis (19/3/2026) malam.

​Acara yang menjadi ikon pariwisata Kalimantan Barat ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. Kehadiran para tokoh penting ini menegaskan komitmen pemerintah dan TNI dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya takbenda khas Kota Khatulistiwa.

​

​Di sela-sela kemeriahan acara, Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya tradisi tahunan ini. Menurutnya, meriam karbit bukan sekadar permainan rakyat, melainkan simbol identitas yang harus terus diwariskan.

​"Tradisi meriam karbit ini adalah warisan leluhur yang luar biasa. Selain sebagai ekspresi kegembiraan menyambut hari kemenangan, kegiatan ini menjadi perekat silaturahmi antarwarga. Kami dari Kodam XII/Tpr berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian budaya lokal yang mampu memperkokoh jati diri bangsa dan persatuan di Kalimantan Barat," ujar Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito.

​

​Tahun ini, sebanyak 229 meriam karbit yang dikelola oleh 37 kelompok budaya berjajar rapi di sepanjang pesisir sungai. ​Pangdam beserta jajaran Forkopimda Kalbar juga berkesempatan langsung proses penyulutan meriam kayu log berdiameter besar tersebut.

Selain sebagai hiburan rakyat, eksebisi ini diharapkan mampu menarik wisatawan mancanegara dan memperkuat ekonomi kreatif lokal di sektor pariwisata berbasis budaya. (Pendam XII/Tpr)

Operator Website Kodam XII/TPR

Penulis

Operator Website Kodam XII/TPR

Tim Redaksi CMS-Infolahtad — meliput kegiatan, operasi, dan pembinaan teritorial satuan.

Komentar (0)

Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.